Thursday, January 22, 2026

Lokasi Penerbangan


Lokasi Penerbangan
Wilayah Indonesia yang berbukit-bukit dan banyak pegunungan tinggi sangat potensial untuk perkembangan olahraga paralayang. Telah banyak tempat yang digunakan untuk lokasi terbang, baik dari yang mudah dijangkau dengan kendaraan roda empat maupun yang harus ditempuh dengan berjalan kaki. Setiap penerbang saat ini mudah memilih lokasi mana yang paling menarik dan menantang untuk mereka diterbangi.

Bagi beberapa kelompok penerbang, susahnya medan lepas landas tak menjadi persoalan meski harus berjalan kaki berjam-jam dan menggendong “pesawat” di punggungnya. Boleh jadi itulah yang justru dicari, berpetualang di darat kemudian dilanjutkan bertualang di udara. Kombinasi ini tentu menjadi paduan petualangan yang sangat mengasyikkan bagi penerbang tertentu. Namun demikian, banyak pula yang memilih mencari lokasi terbang yang sangat mudah dijangkau dengan kendaraan roda empat.

https://www.paragliding.web.id/public/flysite

Bukit Paralayang Sempu, Surga-Nya Penyuka Paralayang di Kabupaten Pasuruan


Bagi penyuka olahraga paralayang, ada satu tempat wisata baru di Kabupaten Pasuruan yang wajib dikunjungi.

Namanya adalah Bukit Paralayang Sempu yang terletak di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi dan dilaunching oleh Komandan Lanud (Landasan Udara) Abdul Rachman Saleh, Marsma TNI Zulfahmi, Sabtu (21/05/2022) pagi.

Menurut Zulfahmi, ada dua tempat yang bisa dijadikan sebagai lokasi take off (lepas landas) maupun landing zone (zona pendaratan). Selama mencoba paralayang, pihaknya sudah menyediakan para anggota TNI AU yang berasal dari Dinas Potensi Dirgantara (di bawah naungan Lanud Abdurrahman Saleh).

Para anggota tersebut ditugaskan khusus untuk membina kegiatan olahraga dirgantara sekaligus sebagai koordinator untuk mengatur safety atau keselamatan para atlet maupun wisatawan selama mencoba paralayang.

"Safetynya kita atur sampai benar-benar aman untuk paralayang. Kita tempatkan anggota untuk membantu para atlet maupun wisatawan yang ingin mencoba olahraga paralayang," katanya.

Dijelaskannya, hadirnya Bukit Paralayang Sempu sebagai Aero Park (Taman Angkasa) sangat membantu para atlet paralayang dalam mencoba tempat-tempat baru untuk latihan atau berkompetisi.

Tak selesai sampai di situ, apabila fasilitas maupun sarana prasarana penunjang sudah memadai dengan dibantu Pemda setempat, maka masyarakat umum boleh datang ke sana. Dan ketika sudah banyak yang datang, maka secara otomatis berdampak pada meningkatnya perekonomian warga di sekitar tempat wisata itu sendiri.

"Bukit ini bukan hanya memfasilitasi para atlet lama dan baru untuk paralayang, namun nantinya juga membantu pemkab dalam meningkatkan perekonomian. Kalau sudah rame, secara otomatis akan tumbuh UKM di sekitar lokasi, nah ini berarti geliat perekomian untuk warga sekitar ikut bergeliat," jelasnya.

Sementara itu, Pengelola Kawasan Bukit Paralayang Sempu, Fitroh Muharrom menambahkan, di tempat ini, para atlet maupun wisatawan yang ingin belajar olahraga paralayang akan dimanjakan dengan view (pemandangan) yang menakjubkan dari ketinggian 300 meter di atas permukaan laut.

Tak hanya itu, udara yang ada di sekitar lokasi ini sangat bersih, karena dipenuhi ribuan pohon dan kualitas air yang sangat jernih.

"Sudah ada toilet yang representatif. Ada juga cafe dan satu tempat menginap lumayan besar. Kita juga sewakan tenda apabila ada yang ingin menginap di sini. Sudah pasti nyaman karena udaranya segar dan panorama nya luar biasa bagus," terangnya.

Rencananya, para wisatawan akan dikenai tiket masuk hanya Rp 10 ribu per 1 orang. Sedangkan bagi yang ingin mencoba paralayang, pengunjung akan dikenai biaya sebesar Rp 300 ribu-Rp 350 ribu per sekali terbang dengan durasi menyesuaikan kondisi angin di sekitar lokasi.

"Tiket nya rencana kami tarik cuma Rp 10 ribu saja karena kita juga mengukur daya beli masyarakat sekitar. Tapi untuk yang ingin paralayang, kami kenai Rp 300 ribu maksimal Rp 350 ribu dengan didampigi atay terbang tandom dengan pilot khusus berlisensi," tegasnya. (emil)
https://www.pasuruankab.go.id/isiberita/bukit-paralayang-sempu-surga-nya-penyuka-paralayang-di-kabupaten-pasuruan-
 

 


PARALAYANG INDONESIA, PERJALANAN DARI MASA KE MASA


 
PARALAYANG INDONESIA, PERJALANAN DARI MASA KE MASA
Pada tahun 1988, seorang fotografer asal Perancis mengirimkan sebuah Parasut Paralayang ke Lody Korua, sebagai imbal jasa ditemaninya Tim Ekspedisi Perancis ke Pulau Seram. Setelah sekian lama tersimpan, parasut ini dipinjamkan kepada (alm) Dudy Arief Wahyudi, untuk selanjutnya dibawa ke Yogyakarta.

Berbekal parasut ini, maka (alm) Dudy dan Gendon Subandono, mencobanya secara otodidak, dengan mempelajari buku manual yang ada, dan inilah perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia. Parasut tipe Drakkar Everest ini pun menjadi parasut pertama yang kemudian dipergunakan untuk belajar banyak orang.

Di awal perkembangannya, olahraga paralayang dikenal dengan sebutan olahraga terjun gunung. Kelompok Terjun Gunung Merapi yang didirikan di Yogyakarta menjadi salah satu penanda hadirnya komunitas olahraga dirgantara ini. Ada pula, turis asal Perancis lainnya, Bernard Fode (alm) yang akhirnya menetap di Bali, pada tahun 1990, dan memulai kegiatan terbang Paralayang di Pantai Timbis, Bali.

Pada kurun waktu berikutnya, mulai hadir para penggiat yang mewarnai olahraga ini. Pada tahun 1992 ini tercatat tak lebih dari 5 parasut yang ada di Indonesia. Lokasi yang dipakai untuk kegiatan Paralayang saat itu adalah Puncak, Bukit Sentul, Lido (Jawa Barat), Pantai Parangtritis (Yogyakarta) dan Timbis (Bali).


 
Dari Terjun Gunung ke Paralayang
Salah satu momentum penting perkembangan olahraga dirgantara ini adalah digaungkannya istilah baru Paralayang untuk menggantikan istilah terjun gunung. Peresmian nama ini dilakukan pada saat Eksebisi Gantolle dan Terjun Gunung di Gunung Haruman Garut pada tanggal 22 dan 23 Mei 1993. Pada akhir tahun 1993 terlahir pula PPI (Persatuan Paralayang Indonesia) sebagai organisasi pertama olahraga paralayang di Indonesia.

Pada awal tahun 1994, olahraga paralayang menjadi olahraga binaan FASI saat Rakernas di Lembang Bandung di bawah Pusat Gantolle Indonesia (PGI). Hertriono Kartowisastro yang sudah menjadi penggiat FASI sebelumnya menjadi salah satu pendorongnya. Pada awal tahun ini pula terselenggara kejuaraan ketepatan mendarat paralayang pertama kali di Puncak Bogor. Pada tahun 1995, kejuaraan nasional paralayang pertama dilaksanakan di Wonogiri dan Kemuning dengan peserta nasional sekitar 20 orang.

Pada tahun 1996 akhirnya paralayang resmi menjadi bagian dari FASI. Organisasi PGI dirubah namanya menjadi Pusat Layang Gantung Indonesia (PLGI) pada munas FASI di Lembang. Paralayang resmi menjadi salah satu cabang olahraga yang sejajar dengan olahraga Gantolle. Dengan adanya pengakuan FASI ini, maka Paralayang menjadi lebih mudah berkembang di waktu-waktu berikutnya.


 
Paralayang Menapak Berprestasi Dunia
Kejuaraan nasional paralayang menjadi bagian penting perkembangan paralayang yang secara rutin diselenggarakan setiap tahun. Lompatan besar perkembangan paralayang terjadi ketika paralayang menjadi bagian dari PON (Pekan Olahraga Nasional) pada tahun 2000 di Batu, Malang, Jawa Timur. Banyak kegiatan internasional pun diikuti, setidaknya ada 3 kegiatan multi event yang menapakkan paralayang menjadi salah satu cabor yang akhirnya ikut mendukung prestasi dunia olahraga Indonesia.

Pada tahun 2008, Paralayang Indonesia memperoleh 7 medali emas dari 8 yang diperebutkan di Asian Beach Games (ABG), Bali. Pada tahun 2011 memperoleh 10 medali emas dari 12 medali yang diperebutkan di SEA GAMES Puncak, Bogor. Pada Asian Games tahun 2018 memperoleh 2 medali emas dari 6 yang diperebutkan. Prestasi paralayang juga terukir dari kejuaraan-kejuaraan tunggal paralayang dari kurun waktu 2010 sd 2019, beberapa atlet Paralayang Indonesia berhasil naik podium pada kejuaraan bergengsi nomor ketepatan mendarat.


 
Wisata Dirgantara Paralayang
Paralayang tak hanya sebagai sarana hobi atau prestasi, perkembangan terakhir yang sangat mempengaruhi dinamika olahraga ini adalah ketika paralayang menjadi salah satu wisata petualangan dirgantara yang sangat diminati banyak orang. Semakin banyaknya lokasi terbang dan berkembangnya komunitas serta meningkatnya wisata alam, paralayang mendapatkan imbas positif dari perkembangan itu.

Terkait wisata dirgantara paralayang, sebenarnya telah dimulai sejak akhir tahun 1993 ketika hadirnya parasut tandem, namun proses perkembanganya sangat perlahan hingga berkembang cepat mulai tahun 2010. Saat ini, paralayang menjadi salah satu andalan wisata petualangan Indonesia, sehingga banyak pejabat daerah yang terlibat untuk mengembangkannya. (Get/WY)
https://www.paragliding.web.id/organization/history


 ·

Menilik Indahnya Alam dari Puncak Paralayang Ambon


Menilik Indahnya Alam dari Puncak Paralayang Ambon
2 Des 2023
3 menit membaca

Lepas penat dari aktivitas sehari-hari dengan berwisata alam terjangkau di Puncak Paralayang Ambon. Datang ke puncak bukit paralayang Ambon atau biasa juga disebut Bukit Paralayang Ruhatu, Anda bisa coba terbang paralayang.


Lokasi puncak Bukit Paralayang cocok untuk terbang paralayang. Paralayang butuh tempat yang pas agar bisa mengudara dengan optimal, di bukit tersebut sudah tersedia area untuk take off yang pas yakni, tinggi dan rata. 


Sebenarnya lokasi ini tidak terbatas pada kegiatan terbang paralayang saja. Namun, ada fasilitas dan daya tarik lainnya yang patut Anda coba. Bisa berkemah atau sekadar menikmati alam perbukitan hijau dan Teluk Ambon.


Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Puncak Paralayang Ambon 
Jika Anda cari wisata alam yang terjangkau, datang ke bukit paralayang ada pilihan yang tepat pasalnya HTM paralayang puncak di Ambon ini hanya Rp5.000 saja per orang, kemudian tambah dengan biaya parkir per kendaraan. 


Kapan bisa datang ke Bukit Paralayang Ambon? Wisata alam ini buka 24 jam, ketika berkunjung malam, Anda bisa menikmati udara sejuk dan langit berbintang yang menawan. Jika ingin bermalam lebih lama, bisa sekaligus berkemah. 


Akses dan Lokasi Bukit Paralayang
Jika Anda berminat berkunjung, Anda bisa datang ke Bukit Paralayang yang lokasi tepatnya berada di Desa Airlouw, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Lokasi bukit berada 100 meter diatas permukaan laut. 


Tidak perlu khawatir dengan akses jalan, karena jalan sudah beraspal sehingga mudah untuk Anda lewati, baik dengan sepeda motor ataupun mobil. Selain itu, area menuju lokasi bukit ada beberapa petunjuk arah yang akan sangat membantu. 


Anda juga bisa memanfaatkan petunjuk arah Bukit Paralayang di Google Maps. Jika Anda berangkat dari pusat kota Ambon, maka butuh waktu sekitar 30 menit dengan menempuh jarak kurang lebih 15 km, relatif dekat bukan?



Puncak Paralayang Ambon

https://www.celebes.co/maluku/wp-content/uploads/2023/03/Daya-Tarik-di-Bukit-Paralayang-Ruhatu.jpg


Daya Tarik Puncak Paralayang Ambon
Sesuai namanya, daya tarik puncak paralayang di Ambon adalah lokasinya yang strategis untuk melakukan olahraga paralayang. Namun, apakah hanya itu? Tidak, Ada beberapa daya tarik lain yang cukup menarik dan bisa Anda coba.


Camping Sendiri atau Berkelompok

Salah satu tempat camping di Ambon adalah di area perkemahan Bukit Paralayang Desa Airlow, camping ground memang jadi salah satu fasilitas yang ditawarkan pengelola Bukit Paralayang. Anda bisa camping sendiri ataupun berkelompok.


Anda perlu menyiapkan peralatan camping sendiri, selain tenda, bisa membawa peralatan masak sendiri, tapi juga tersedia warung jajanan. Selain itu, perlu diingat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.


Selain itu, camping akan dikenakan biaya sekitar 50 ribu rupiah per orang. Jika Anda berkemah berkelompok biayanya bisa sampai 1 juta rupiah. Namun, harga tersebut bisa berubah sesuai kebijakan pengelola. 


Lokasi Foto Prewedding Menarik

Selain berkemah dan paralayang, lokasi Puncak Paralayang Ambon juga sangat estetik dan menarik, tak heran lokasi ini seringkali menjadi spot foto prewedding. Momen sakral ini tentunya cocok dengan lokasi outdoor alam yang estetik. 


Tak perlu jauh-jauh ke luar kota atau pulau, cukup setengah jam dari kota Ambon, Anda sudah bisa dapat panorama menakjubkan. Ada beberapa spot yang cocok untuk pemotretan calon pengantin, seperti di area bukit yang hijau dengan ilalang yang tidak terlalu tinggi.


Memanfaatkan background perbukitan hijau dan hamparan langit senja, atau foto dengan background hamparan teluk yang biru. Menurut Badan Usaha Milik Desa yang mengelola wisata, untuk foto prewedding dikenakan biaya sekitar 250 ribu rupiah. 


Kegiatan Paralayang di Puncak Bukit Paralayang, Bisa untuk Semua Kalangan?
Anda bisa mencoba paralayang di Bukit Paralayang. Namun, sementara ini Anda tidak bisa mendapatkan jasa paralayang tandem alias sewa peralatan kemudian terbang bersama dengan penerbang profesional. 


Lokasi paralayang ini sebelumnya menjadi lokasi dibuka untuk TNI Angkatan Udara dalam kegiatan nasional Sport Extrem Paralayang tahun 2019. Jadi, sementara ini Bukit Paralayang tidak menawarkan kegiatan paralayang untuk orang awam.


Mungkin bagi Anda yang punya keterampilan dan terbiasa terbang paralayang bisa terbang solo di bukit ini. Namun, tentunya Anda memang harus sudah menyiapkan peralatan paralayang sendiri dan mampu menerbangkan dan mengendalikan paralayang dengan aman. 


Rekomendasi Belajar Terbang dan Distributor Peralatan Paralayang
Semua orang bisa terbang! Lembaga belajar terbang, seperti Funfly Dirgantara Nusantara mewadahi pecinta olahraga terbang ataupun orang yang ingin mahir melakukan olahraga ekstrem, seperti paralayang. 


Anda bisa belajar dari nol bersama ahlinya. Bukan hanya belajar terbang, kebutuhan peralatan paralayang seperti parasut utama, parasut cadangan, seat harness, dan helm dari berbagai brand unggul bisa Anda dapatkan dengan mudah. 
www.funfly.id



6 Wisata Paralayang dengan Pemandangan Terbaik di Indonesia


6 Wisata Paralayang dengan Pemandangan Terbaik di Indonesia
 
“Dari Puncak Lawang hingga Bukit Santiong, Indonesia menawarkan pengalaman paralayang yang tak terlupakan”

Setiap daerah di Indonesia memiliki spot wisata paralayang dengan keunikan dan daya tarik tersendiri, mulai dari pemandangan alam yang memukau hingga pengalaman terbang yang menantang. 

Anda bisa mempersiapkan dana liburan ke berbagai destinasi paralayang di Indonesia dengan membuka rekening tabungan online, sehingga rencana liburan Anda berjalan lancar.

Daya Tarik Wisata Paralayang
Wisata paralayang merupakan salah satu atraksi wisata yang menggabungkan olahraga dengan keindahan alam Indonesia. 

Berbagai desa wisata di Indonesia menawarkan pengalaman ini. Contohnya, Desa Wisata Paralayang di Kota Batu, Jawa Timur yang menyediakan fasilitas lain seperti jungle tracking, outbound, serta homestay.

Selain itu, Desa Wisata Banjarasri di Yogyakarta juga menawarkan atraksi paralayang dengan harga mulai dari Rp450.000. Dengan modal tersebut, wisatawan dapat menikmati penerbangan tandem bersama atlet profesional. 

Dengan begitu, wisata paralayang tidak hanya memberikan pengalaman petualangan, tetapi juga mendukung perekonomian lokal melalui penyediaan homestay, kuliner, dan souvenir khas daerah. 

Baca Juga: Tips and Trick Travelling bikin Happy tanpa Worry di Luar Negeri

Rekomendasi Lokasi Wisata Paralayang di Indonesia
Berikut ini beberapa rekomendasi lokasi paralayang yang dapat Anda kunjungi untuk pengalaman wisata alam yang berbeda:

Wisata Paralayang Batu, Malang
Wisata Paralayang Batu Malang - CIMB Niaga

Sumber: WisataHits

Wisata Paralayang Batu terletak di Jalan Gunung Banyak, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, dengan ketinggian sekitar 1.326 meter di atas permukaan laut. 

Untuk menikmati wahana paralayang, Anda dapat memilih berbagai paket dengan harga mulai dari Rp450.000 hingga Rp850.000, tergantung pada jenis paket yang dipilih.

Jam operasional Wisata Paralayang Batu berbeda-beda tergantung hari. Pada hari biasa (Senin hingga Kamis), tempat ini buka mulai pukul 07.00–17.00 WIB.

Wisata Paralayang Puncak Lawang, Sumatera Barat
Wisata Paralayang Puncak Lawang - CIMB Niaga

Puncak Lawang, terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, lokasi ini menawarkan panorama spektakuler Danau Maninjau dari ketinggian 1.210 mdpl. 

Terkenal sebagai salah satu spot wisata paralayang terbaik di Asia Tenggara, destinasi ini sering menjadi tuan rumah lomba internasional seperti Lomba Paralayang Internasional Agam 2018.

Wisata ini buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIB, dengan harga tiket masuk Rp25.000. Untuk mencoba paralayang tandem, biaya yang diperlukan adalah sekitar Rp600.000. 

Baca Juga: Bisa Jadi Ide Liburan, Ini 9 Kampung Wisata di Indonesia

Wisata Paralayang Puncak Gunung Mas, Bogor
Wisata Paralayang Bogor - CIMB Niaga

Agrowisata Gunung Mas di Puncak, Bogor, merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman wisata paralayang dengan latar belakang kebun teh hijau dan pegunungan. 

Anda dapat menikmati aktivitas paralayang tandem dengan harga mulai dari Rp450.000 hingga Rp550.000 per orang, termasuk sewa alat pelindung diri dan instruktur profesional. 

Untuk mengabadikan momen, tersedia sewa kamera GoPro seharga Rp200.000 hingga Rp300.000, serta jasa fotografer dengan tarif Rp10.000 hingga Rp15.000 per foto.

Wisata Paralayang Bukit Santiong, Subang
Wisata Paralayang - CIMB Niaga

Terletak di Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, bukit Santiong dikelilingi hamparan kebun teh hijau, menjadikannya lokasi ideal untuk wisata paralayang dan petualangan alam.

Selain wisata paralayang, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas seru lainnya, seperti flying fox, berkuda, dan camping. Bukit Santiong buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. 

Harga tiket masuk kawasan wisata adalah Rp10.000 per orang, dengan biaya tambahan untuk setiap aktivitas: paralayang Rp400.000, flying fox Rp25.000, berkuda Rp100.000, dan camping Rp 25.000.

Wisata Paralayang Bukit Tetempangan, Sulawesi Utara
Wisata Paralayang Bukit Tetempangan - CIMB Niaga

Sumber: merahputih.com

Bukit Tetempangan dikenal sebagai "Manado Skyline" dan menjadi salah satu wisata paralayang terbaik di Sulawesi Utara. 

Keistimewaannya terletak pada tiga titik lepas landas yang memungkinkan penerbangan dari berbagai arah, serta suhu yang sejuk berkat kombinasi antara suhu pantai dan pegunungan.

Harga tiket masuk kawasan ini adalah Rp 10.000 - 15.000 per orang, belum termasuk biaya tambahan untuk aktivitas paralayang.

Wisata Paralayang Bukit Timbis, Bali
Wisata Paralayang Bukit Timbis - CIMB Niaga

Sumber: kintamani.id

Timbis Paragliding, merupakan destinasi wisata paralayang yang menawarkan pengalaman terbang tandem di atas tebing dengan pemandangan laut selatan Bali yang memukau. 

Adapun durasi penerbangan sekitar 15 menit, mencakup rute dari Pantai Pandawa, Pantai Timbis, Pantai Sawangan, Pantai Melasti, hingga Pantai Uluwatu. 

Selama penerbangan, Anda dapat menikmati pemandangan tebing dan laut biru. Harga tiket dibandrol dari Rp1.200.000 per orang, sudah termasuk asuransi, foto, dan video dokumentasi.

Timbis Paragliding beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 18.00 WITA, dengan waktu terbaik untuk terbang antara pukul 14.00 hingga 17.00 WITA.
https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/gayahidup/wisata-paralayang


Desa Wisata Paralayang songgokerto, batu, Kota Batu, Jawa Timur

Wisata Paralayang dengan pemandangan pegunungan, di dukung Wisata Budaya dengan adanya peninggalan artefak berupa candi songgoriti serta kearifan lokal yang masih kuat, didukung fasilitas homestay dengan harga yang cukup terjangkau.

 
Fasilitas
Areal Parkir
Cafetaria
Jungle Tracking
Kamar Mandi Umum
Kios Souvenir
Kuliner
Musholla
Outbound
Selfie Area
Spot Foto
Tempat makan
Wifi Area

Informasi Wisata Paralayang Parangtritis dan Daya Tariknya



Informasi Wisata Paralayang Parangtritis dan Daya Tariknya

Mas Bellboy
Waktu baca 4 menit
Paralayang adalah sebuah kegiatan olahraga udara menggunakan parasut khusus yang disebut paraglider. Salah satu spot paralayang terbaik yang ada di Indonesia terletak di Parangtritis. Pesona paralayang Parangtritis sudah banyak diketahui oleh para turis, baik lokal maupun mancanegara.

Wisata Paralayang Parangtritis
Source : shutterstock

Berbeda dengan menggunakan mesin, paralayang mengandalkan angin dan termal (aliran udara panas yang naik) untuk terbang. Pilot paralayang mengontrol arah dan kecepatan dengan menarik tali pengendali yang terhubung ke paraglider. Biasanya dimulai dari puncak bukit atau gunung, kegiatan ini berakhir dengan mendarat di area datar yang aman.

Paralayang Parangtritis
Pantai Parangtritis terletak sekitar 27 km arah selatan dari Yogyakarta. Lokasi ini sangat terkenal dengan pantainya yang sangat indah. Di samping itu, kamu juga bisa menikmati keindahan pemandangan sekitar pantai dari ketinggian dengan melakukan paralayang.

Memiliki lanskap pantai yang menawan, garis pantai yang panjang, dan gumuk pasir yang eksotis, Parangtritis menawarkan latar yang ideal untuk petualangan udara. Bukit Paralayang Parangtritis terletak di bagian timur Pantai Parangtritis. Lokasi ini ideal untuk lepas landas karena memiliki ketinggian yang memadai dan angin yang stabil.

Keindahan Paralayang Parangtritis
Pengalaman paralayang dimulai dengan pengarahan keselamatan oleh instruktur berlisensi yang menjelaskan teknik dasar dan prosedur keselamatan. Kebanyakan orang terbang akan ditemani oleh seorang instruktur yang berpengalaman mengendalikan sayap paralayang. Dengan begitu, kamu bisa menikmati pemandangan dan sensasi terbang.

Saat terbang, kamu akan menikmati pemandangan pantai yang luas, formasi batu yang menarik, dan hamparan pasir yang luar biasa dari udara. Dari atas, terlihat ombak yang menghantam pantai, pepohonan di sepanjang pantai, dan perkampungan sekitar. Pemandangan saat matahari terbenam dari ketinggian memberikan pengalaman visual yang menakjubkan dan tak terlupakan.

Biaya untuk penerbangan tandem biasanya antara Rp300.000 hingga Rp500.000, tergantung pada durasi penerbangan dan layanan yang dipilih. Paket ini umumnya mencakup peralatan keselamatan, pengarahan dari instruktur, serta dokumentasi foto atau video penerbangan.

Operator paralayang di Pantai Parangtritis sangat memperhatikan keselamatan. Mereka menyediakan peralatan standar internasional seperti helm, harness, dan parasut cadangan. Sebelum penerbangan, instruktur memastikan kondisi angin dan cuaca sesuai untuk terbang.

Akses Menuju Paralayang Parangtritis
Pantai ini dapat dicapai dalam sekitar 1-1,5 jam dari pusat Kota Yogyakarta. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi, taksi, atau transportasi umum untuk menuju ke pantai ini. Perjalanan umumnya melalui Jalan Parangtritis yang terawat dengan baik dan menawarkan pemandangan indah.

Kamu sudah akan disuguhkan dengan pemandangan alam sepanjang perjalanan. Dijamin perjalanan panjang kamu ke kawasan Parangtritis tidak akan membosankan.

Mengingat lokasinya cukup jauh dari pusat Kota Jogja, ada baiknya kamu pergi sedari pagi. Kamu masih bisa sampai sebelum siang di area Parangtritis. Hal ini akan membuat kamu bisa menikmati paralayang Parangtritis dan aktivitas lainnya lebih lama.

Tips Melakukan Paralayang Parangtritis
Melakukan paralayang di Parangtritis sebenarnya sangat mudah sehingga kamu tidak perlu khawatir. Namun, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan lagi.

1. Waktu Terbaik untuk Terbang
Sore menjadi waktu terbaik untuk mendapatkan pemandangan pantai yang indah. Namun, sore hari biasanya akan lebih ramai, khususnya menjelang matahari terbenam. Jika memang tidak ingin terlalu mengantre, kamu bisa datang lebih pagi sebelum pukul 10.00.

2. Pakaian dan Persiapan
Kenakan pakaian nyaman dan bisa menutupi seluruh bagian tubuh karena angin akan sangat kencang di atas sana. Begitu juga dengan alas kaki yang tidak mudah lepas. Disarankan juga untuk mengenakan outer atau jaket untuk menjaga tubuh saat terbang.

3. Memperhatikan Kondisi Fisik
Paralayang bisa dikatakan sebagai aktivitas ekstrem yang membutuhkan kesiapan fisik. Kamu yang memiliki gangguan kesehatan, seperti masalah pernapasan dan jantung, sebaiknya tidak melakukan aktivitas ini. Selain itu, hindari melakukan paralayang saat tubuh sedang tidak fit karena akan berisiko saat berada di udara.

4. Wajib Dokumentasi
Kamu diperbolehkan membawa kamera aksi hingga smartphone saat melakukan paralayang. Jika mau membawanya, pastikan untuk mengikatnya supaya tidak mudah jatuh. Kamu juga bisa meminta bantuan pihak pengelola untuk mengabadikan momen saat berada di atas. Nantinya kamu akan dikenakan biaya tambahan untuk setiap foto yang akan dicetak.

5. Lakukan Reservasi
Ada baiknya kamu melakukan reservasi untuk melakukan aktivitas paralayang sebelum berangkat ke Parangtritis. Reservasi online akan memudahkan kamu mendapatkan spot supaya tidak antre terlalu lama saat sudah tiba di sana.

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata Bukit Paralayang: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket

Aktivitas Lain di Pantai Parangtritis
Bukan hanya paralayang, ada banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan di kawasan Parangtritis. Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Menikmati Sunset dan Suasana Pantai
Pantai Parangtritis terkenal dengan pemandangan matahari terbenam yang memukau. Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang menakjubkan ini sambil duduk di tepi pantai atau berjalan-jalan di sepanjang garis pantai. Menariknya, garis Pantai Parangtritis cukup panjang sehingga kamu memiliki banyak spot untuk menikmati tempat wisata ini.

2. Naik Andong
Menjelajahi pantai dengan andong (kereta kuda) adalah aktivitas yang populer. Ini adalah cara santai untuk menikmati pemandangan pantai dan sekitarnya. Andong biasanya mengelilingi area utama pantai dan menawarkan pengalaman tradisional yang menarik bagi wisatawan.

3. Bermain Layang-Layang
Kondisi angin di Pantai Parangtritis ideal untuk bermain layang-layang. Banyak penjual layang-layang di sepanjang pantai yang menawarkan berbagai model dan ukuran. Pengunjung bisa membeli atau menyewa layang-layang dan menikmati aktivitas menyenangkan ini.

4. Berkeliling Pantai dengan ATV
Kamu yang ingin merasakan serunya menyusuri pantai dan kawasan lain di sana. Kamu bisa sewa mobil ATV yang memiliki atap terbuka. Dari mobil ini, kamu bisa menikmati pemandangan langsung tanpa terhalang kaca. Dengan begitu, kamu bisa mengambil foto atau video dengan lebih mudah.

5. Berfoto di Gumuk Pasir
Gumuk pasir di sekitar Pantai Parangtritis adalah fenomena alam yang unik. Tempat ini sering dijadikan lokasi untuk fotografi, baik untuk prewedding, pemotretan profesional, atau sekadar foto wisata. Pengunjung bisa menjelajahi area gumuk pasir dan mengambil foto dengan latar belakang yang dramatis.

https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/wisata-paralayang-parangtritis-acc/414926


13 Spot Paralayang di Indonesia dengan View Ciamik


13 Spot Paralayang di Indonesia dengan View Ciamik
Bob's Travel Recommendations, EXPLORE AND TRAVEL
Desember 10, 2025
Kamu ngaku suka tantangan? Nggak ada salahnya mencoba paralayang saat liburan! Di Indonesia, ada banyak bukit serta gunung paralayang yang akan menguji keberanianmu beradu dengan angin dan ketinggian.

Apalagi, berbagai spot paralayang di Indonesia juga akan menyuguhkanmu pemandangan alam yang indah selagi kamu terbang di langit. Wah, pasti bakal jadi momen nggak terlupakan!

Daripada penasaran, kamu bisa simak apa saja destinasi yang recommended banget untuk olahraga paralayang di sini!

Table of Contents
Rekomendasi Bukit dan Gunung Paralayang di Indonesia
1. Gunung Banyak, Batu
2. Bukit Timbis, Bali
3. Matantimali, Palu
4. Bukit Paralayang, Parangtritis
5. Gunung Mas, Bogor
6. Puncak Lawang, Agam
7. Gunung Ungaran, Semarang
8. Bukit Beta, Samosir
9. Gunung Panten, Majalengka
10. Bukit Joglo, Wonogiri
11. Desa Wayu, Sulawesi Tengah
12. Sembalun Lawang, Lombok
13. Bukit Gantole, Puncak
Sempurnakan Wisata Alam Seru dengan Bobocabin!
Rekomendasi Bukit dan Gunung Paralayang di Indonesia
1. Gunung Banyak, Batu
Gunung Banyak
Photo: ZidaneHartono via Wikimedia Commons

Spot paralayang terbaik di Indonesia pertama adalah Gunung Banyak di Kota Batu (13 menit dari Bobocabin Coban Rondo). Spot paralayang Songgoriti Gunung Banyak ini sudah terkenal sebagai lokasi favorit bagi orang-orang yang senang dengan olahraga paralayang.

Tak hanya wisatawan, Gunung Banyak ini kerap dipilih sebagai lokasi lomba paralayang tingkat nasional dan internasional. Untuk itu, kamu tak perlu ragu untuk memilih spot paralayang satu ini.

Berada di atas ketinggian 1.315 mdpl, kamu bisa melihat keindahan pegunungan dan kota yang begitu menakjubkan. Siapkan biaya sebesar kurang lebih Rp700.000,- untuk merasakan keseruan paralayang di sini. Tenang, harganya sudah termasuk pemandu, jadi kamu sebagai pemula tetap bisa ikutan setiap hari antara pukul 08.00-17.00 WIB!

2. Bukit Timbis, Bali
Spot paralayang terbaik di Indonesia datang dari Pulau Dewata, Bali. Di samping keindahan alam khususnya pantai, liburan ke Bali dengan mencoba olahraga paralayang adalah hal menarik untuk dilakukan.

Tempat yang paling cocok untuk paralayang di Bali adalah Bukit Timbis. Panorama dari keindahan pantai-pantai yang ada di sekitar lokasi memberikan sensasi menyenangkan yang sulit rasanya untuk kamu lupakan. Apalagi, saat pagi hari karena akses paralayangnya buka tiap hari pukul 09.00-17.00 WIB selama cuacanya cerah.

Namun, untuk merasakan sensasi tersebut, harga sekali terbang untuk paralayangnya terbilang tak murah. Kamu harus merogoh kocek sebesar Rp1,5 juta yang memungkinkan berubah harganya sewaktu-waktu. Sama seperti Gunung Banyak, harganya sudah termasuk pemandu untuk terbang tandem bersama pemula.

3. Matantimali, Palu
Beralih ke Pulau Sulawesi, kamu bisa merasakan pengalaman paralayang terbaik di Matantimali. Matantimali yang berada di Desa Wayu, Palu, Sulawesi Tengah bisa disebut sebagai salah satu spot paralayang terbaik di Indonesia, buka setiap hari pukul 09.00-21.00 WITA.

Berada di ketinggian 2.200 mdpl, Matantimali ini kerap menjadi lokasi penyelenggaraan lomba paralayang berskala nasional dan juga internasional seperti salah satunya adalah perhelatan Indonesia Open 2016.

Walaupun begitu, bagi kamu yang pernah melakukan paralayang, Matantimali membuka kesempatan untuk para pemula karena ada instruktur berpengalaman. Tarif yang dipatok sendiri bervariasi antara Rp450.000-Rp500.000 karena bergantung dengan durasi terbang yang kamu pilih.

4. Bukit Paralayang, Parangtritis
pantai parangtritis jogja
Photo: Rahadiansyah via Unsplash

Parangtritis merupakan satu kabupaten yang memiliki pantai dengan eksotisme memukau yang wajib jadi destinasi wisata liburan Yogyakarta. Selain itu, kabupaten ini pun memiliki spot paralayang terbaik di Indonesia, lho.

Lokasi tersebut adalah Bukit Paralayang. Memiliki landasan paralayang dengan ketinggian 200 meter, kamu bakal dibawa terbang yang di mana mampu melihat keindahan pesisir pantai-pantai yang ada di sekitar. Tenang, pemula juga bisa ikutan karena ada instruktur pendamping.

Untuk menikmati kegiatan paralayang, kamu perlu membayar di kisaran Rp500 ribuan. Dengan harga yang dibayarkan tersebut, durasi selama melakukan kegiatan paralayang sendiri adalah berkisar di 10-15 menit. Kegiatan ini tersedia setiap hari pada pukul 07.00-20.00 WIB.

5. Gunung Mas, Bogor
Bobocabin Gunung Mas view
Photo: Bobobox Internal Asset

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin mencoba paralayang, kamu tak perlu jauh-jauh ke beberapa spot di atas. Pasalnya, Bogor pun memiliki salah satu spot paralayang terbaik di Indonesia yakni Gunung Mas. Jaraknya hanya 6 menit dari Bobocabin Gunung Mas, lho!

Spot tersebut sendiri pernah digunakan sebagai tempat perlombaan paralayang Asian Games 2018. Oleh karena itu, puncak Gunung Mas yang memiliki ketinggian 250 mpdl tersebut layak untuk dipilih. Tempatnya buka setiap hari pukul 08.30-17.00 WIB.

Kondisi alam yang sejuk dengan angin sepoi-sepoi bakal membiusmu selama melakukan paralayang. Bagi para pemula, ada paket yang ditawarkan dengan harga Rp450.000-Rp550.000, sudah termasuk instruktur profesional yang akan menemanimu.

Baca juga: Paralayang Puncak: Menguji Adrenalin di Puncak yang Menakjubkan

6. Puncak Lawang, Agam
Sumatra Barat pun ‘mengirimkan’ wakilnya dalam daftar spot paralayang terbaik di Indonesia. Memiliki ketinggian 700 mdpl, spot paralayang ini disebut-sebut termasuk dalam kelas terbaik se-Asia Tenggara, lho!

Spot tersebut adalah Puncak Lawang di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Saat terbang dari ketinggian 700 meter, kamu bakal disuguhi dengan pemandangan Danai Maninjau yang begitu memanjakan mata, dan ada akan pemandu yang terbang tandem denganmu.

Untuk mencoba paralayang di Puncak Lawang, ada baiknya siapkan bujet setidaknya Rp600 ribu. Harga tersebut sendiri masih ditawar. Jadi, kamu bisa saja mendapatkan harga yang cukup terjangkau.

Baca Juga: 7 Flying Fox Paling Ekstrem Di Dunia! Ada Yang Di Indonesia, Lho. Berani Mencoba?

End of Year - Room Packages Promo

7. Gunung Ungaran, Semarang
Gunung Ungaran merupakan gunung yang kerap jadi destinasi para pendaki gunung di Semarang. Nah, selain itu, Gunung Ungaran juga menawarkan salah satu spot paralayang terbaik di Indonesia.

Spot paralayang Semarang tersebut sendiri berada tak jauh dari Umbul Sidomukti, atau lebih tepatnya di pos Pendakian Mawar. Kamu bisa mengendarai sepeda motor atau berjalan kaki dari Umbul Sidomukti untuk sampai di spotnya.

Satu hal yang mesti kamu perhatikan adalah aktivitas paralayang yang hanya bisa dinikmati di akhir pekan saja. Di samping itu, siapkan juga uang tunai kurang lebih Rp350 ribuan untuk sekali paralayang.

8. Bukit Beta, Samosir
bukit sibea bea, danau toba, pulau samosir
Photo: Almon Simanjuntak via Unsplash

Siapa yang tak kenal dengan Danau Toba? Tempat wisata Sumatra Utara paling tersohor tersebut menyuguhkan pemandangan yang bakal membekas dalam ingatan para pengunjung dalam waktu yang lama.

Nah, untuk menikmati keindahan danau tersebut lebih jauh, kamu bisa mencoba paralayang di Bukit Beta. Spot paralayang terbaik di Indonesia tersebut bakal membuatmu terkagum-kagum dibuatnya. Harganya? Sekitar Rp550.000-Rp1 juta, dan semuanya sudah termasuk pemandu untuk pemula.

Pasalnya, selama terbang, pemandangan Danau Toba yang begitu istimewa merupakan keistimewaan dari tempat satu ini. Untuk sampai, kamu hanya perlu 20 menit jika titik keberangkatannya dari Pulau Samosir atau 1 jam 11 menit dari Bobocabin Kaldera Toba yang menyediakan tur dengan kapal feri.

Tertarik mencoba paralayang di Bukit Beta? Coba jadwalkan kegiatanmu saat pagi hari supaya kamu nggak kepanasan dan bisa mendapatkan view Danau Toba yang jelas banget!

9. Gunung Panten, Majalengka
Spot paralayang terbaik di Indonesia lainnya adalah Gunung Panten di Desa Sidamukti, Kabupaten Majalengka. Spot paralayang ini pertama kali dibuka sebagai tempat wisata umum pada tahun 2010 yang lalu.

Sebelum dibuka untuk umum, Bukit Paralayang Majalengka di Gunung Panten kerap digunakan sebagai tempat latihan saja. Setelah dibuka untuk umum, banyak orang yang tertarik untuk mencoba paralayang di spot dengan pemandangan alam yang asri.

Untuk bisa merasakan sensasi paralayang di Gunung Panten, kamu perlu menyediakan bujet di kisaran Rp450 hingga 600 ribu. Harga tersebut terbilang worth it dengan apa yang akan kamu dapatkan nantinya, termasuk pemandu untuk pemula.

Baca juga: Perbedaan Terjun Payung dan Paralayang, Mana yang Harus Kamu Coba?

10. Bukit Joglo, Wonogiri
Spot paralayang terbaik di Indonesia selanjutnya adalah Bukti Joglo. Spot yang berada di Wonogiri bakal memberikanmu alternatif lainnya jika kamu sedang berada di sekitaran Yogyakarta dan Solo.

Pada mulanya, Bukti Joglo ini hanya bukit biasa yang dipenuhi semak belukar. Namun, setelah disulap, bukit tersebut mampu menjadi destinasi wisata Wonogiri menarik dengan adanya wahana paralayang.

Kondisi cuaca dan juga letak geografis Bukti Joglo ini pun semakin menambah ketertarikan banyak orang untuk mencoba paralayang di sini. Bisa jadi kamu adalah salah satu orang yang tertarik mencobanya. Siapkan budget Rp450.000-Rp550.000, ya! Terus, jadwalkan kedatanganmu antara pukul 08.00-17.00 WIB, tapi makin pagi makin bagus biar lebih adem.

11. Desa Wayu, Sulawesi Tengah
Paralayang Wayu terletak di Bukit Lolaro, Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Meskipun berjarak sekitar lima jam perjalanan dari Kota Palu, paralayang di Desa Wayu sungguh unik. 

Dari atas, kamu akan disuguhi pemanduan sempurna antara teluk Tinombo yang biru jernih dengan bukit-bukit tropis yang curam. Spot ini bukan sembarang lokasi wisata; Bukit Lolaro sering menjadi lokasi Kejuaraan Internasional Ketepatan Mendarat Paralayang, dengan total hadiah yang fantastis, bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

Karena status lokasinya, harga paralayang tandem di sini cenderung lebih tinggi dibandingkan lokasi rekreasi massal. Biaya untuk wisatawan lokal berkisar mulai dari Rp1.350.000. Waktu terbaik untuk terbang di sini adalah saat musim kering karena anginnya lebih stabil.

12. Sembalun Lawang, Lombok
Sembalun's Signature Local Taste
Photo: Bobobox Internal Asset

Jika kamu mengincar pemandangan pegunungan yang megah saat paralayang, pilihlah Sembalun Lawang di Lombok. Jaraknya pun dekat banget sama Bobocabin Gunung Rinjani karena hanya terpaut 6 menit perjalanan.

Di spot paralayang Indonesia satu ini, kamu akan terbang dari Bukit Siswa alias Lawang Hill. Lokasi ini berada sekitar 1.250 meter di atas permukaan laut, sehingga kamu bakal disuguhkan view hamparan sawah hijau, ladang sayur berwarna-warni, dengan latar belakang Gunung Rinjani yang menjulang tinggi.

Penerbangan tandem di Sembalun sangat direkomendasikan untuk pemula. Kamu akan ditemani oleh pilot profesional yang berlisensi dan menjamin keselamatan. Harga tandem per orang di Sembalun adalah Rp1.180.000. Harga ini sudah termasuk pilot profesional, perlengkapan terbang, dan dokumentasi foto/video menggunakan kamera Go Pro.

Penasaran sama rasanya? Cobalah datang di pagi hari karena angin pegunungan lebih stabil pada saat tersebut.

13. Bukit Gantole, Puncak
puncak bogor
Photo: Alvian Hasby via Unsplash


Empat Spot Olahraga Paralayang di Sumatera Utara!



Empat Spot Olahraga Paralayang di Sumatera Utara! 
Salah satu olahraga ekstrim yang cukup digemari masyarakat khususnya di dunia internasional adalah olahraga Paralayang. Disebut juga sebagai paragliding, olahraga ini memacu adrenalin dari pelakunya karena membutuhkan keberanian untuk melompat dari tempat tinggi dan mendarat ke bawah. Sensasi terjun payung selama beberapa menit di udara itulah yang menjadi daya tarik utama dari olahraga ini. 

Di Sumatera Utara sendiri, ekosistem olahraga paralayang sebenarnya sangat kondusif mengingat berbagai destinasi alam yang menakjubkan ada di sini. Salah satunya Danau Toba yang notabenenya dikelilingi bukit-bukit yang tinggi. Lalu, dimana saja spot olahraga paralayang di Sumut? Berikut Sardanagroup.co.id rangkum untuk kamu: 

1. Bukit Gajah Bobok ke Wisma Sibayak 



Salah satu spot tempat yang paling ideal untuk take off adalah via Bukit Gajah Bobok. Bukit Gajah Bobok sendiri memiliki ketinggian 1860 meter dpl. Kamu akan diajak untuk lepas landas dari tempat tersebut dan mendarat di sisi lainnya yakni di Wisma Sibayak, Tongging. Jika menempuh perjalanan darat waktunya bisa 40 menit sampai 1 jam namun via udara bisa lebih cepat setengahnya. 

Selain itu, pemandangan selama di udara juga sangat menakjubkan karena dikelilingi bukit-bukit hijau, pemandangan birunya air danau toba, persawahan, kapal-kapal nelayan dan paling eksotis adalah air terjun Sipiso-piso yang bisa kamu lihat dengan jelas selama di atas. Pengoperasian paralayangnya juga diawaki oleh pilot professional sehingga kamu tidak perlu khawatir mengalami cedera atau kecelakaan selama mengikuti panduannya. Biayanya sendiri relatif di angka ratusan ribu sampai Rp. 1 jutaan. Kamu bisa menghubungi akun Instagram mereka di @kuliki_paralayang_karo untuk pertanyaan dan reservasi. 

2. Puncak Sibodiala, Balige



Masih di seputaran Danau Toba, spot paralayang yang baru dibuka yahun 2024 ini adalah Puncak Sibodiala di Balige, Kabupaten Toba. Hanya perlu waktu sekitar 15 menit dari pusat kota Balige untuk mengakses lokasi take off paralayangnya. Anda harus mendaki bukit Sibodiala yang punya ketinggian 800 meter dpl untuk sampai dipuncaknya. 

Sesampainya di puncak bukit, tersaji pemandangan yang memukau mulai dari hutan pinus, deretan perbukitan, perkampungan dan perkebunan warga hingga pemandangan danau toba yang sangat luas. Selain itu tak jauh dari sana ada Batu Basiha yang menampilkan tumpukan bebatuan sisa ledakan vulkanis danau toba sekitar 74.000 tahun lalu. Dan dari puncak itu, kamu bisa melakukan aktivitas paralayang dengan biaya hanya Rp. 550rb saja (sudah termasuk asuransi kecelakaan).

3. Siulak Hosa



Objek wisata Siulak Hosa berada di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Tempat ini merupakan yang paling 'senior' jika dibandingkan lokasi take off paralayang lainnya. Itu dikarenakan pemerintah daerah punya program tahunan seperti Festival Danau Toba (FDT) yang menampilkan atraksi paralayang di Samosir sejak tahun 2013. Tak jarang, atlet paralayang lokal maupun mancanegara berbondong-bondong ikut andil dalam event tahunan tersebut. Bahkan dalam berbagai testimoni mereka menyebut spot terbang di Siulak Hosa menjadi yang paling menakjubkan karena diisi lanskap danau dan perbukitan yang eksotis. 

Wisatawan umum juga bisa menjajal paralayang di sini dengan lokasi pendaratan di Bukit Beta, Kecamatan Tuktuk, Samosir. Siapkan budget di atas Rp. 1 jutaan karena untuk mengakses aktivitas paralayang di sini biasanya hanya untuk event-event tertentu saja sehingga tentu harganya akan bervariasi tergantung skala kegiatannya.  

4. Huta Ginjang



Objek wisata Huta Ginjang merupakan satu dari 16 Geosite di Geopark Kaldera Toba. Berada di ketinggian 1500 dpl, objek wisata ini langsung menghadap ke birunya air Danau Toba. Terletak di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, objek wisata Huta Ginjang resmi dibuka sejak 2020 dan terkenal dengan tugunya yang fenomenal. 



Awalnya, olahraga paralayang ditampilkan sebagai sebuah atraksi dimana masyarakat hanya menonton. Namun seiring dengan jam terbang dan pengalaman dari para pilotnya, pihak pengelola pun memberi kesempatan kepada wisatawan untuk ikut mencoba olahraga ini. Biayanya pun relatif murah sekitar Rp. 500rban untuk sekali terbang. Anda bisa langsung datang ke objek wisata Huta Ginjang dan merasakan langsung sensasi adrenalinnya. 

Penutup 

Nah, itu tadi empat spot wisata paralayang di Sumatera Utara khususnya di kawasan Danau Toba. Tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri atau menghabiskan biaya selangit untuk menikmati olahraga yang satu ini. Apalagi akses menuju kawasan Danau Toba juga semakin mudah dengan hadirnya Tol Trans Sumatera yang bisa memangkas perjalanan dari Kota Medan menjadi hanya 1,5 jam saja. 


https://sardanagroup.co.id/berita/empat-spot-olahraga-paralayang-di-sumatera-utara

9 Arena Paralayang dengan Panorama Terindah di Dunia!

https://www.dbs.id/digibank/id/id/articles/9-arena-paralayang-dengan-panorama-terindah-di-dunia
9 Arena Paralayang dengan Panorama Terindah di Dunia!
9 Arena Paralayang Tercantik di Dunia, Kunjungi dengan pinjaman KTA

Liat Hach, Skotlandia
Oludeniz, Turki
Grindelwald, Swiss
Rainbow Beach, Australia
Queenstown, Selandia Baru
Mont Blanc
Makapu'u, Hawaii
Kastil Neuschwanstein, Jerman
Treh, Perancis
Berlibur ke luar negeri bisa dilakukan bersama pinjaman KTA, seperti mengunjungi arena paralayang terindah di dunia. Paralayang merupakan olahraga yang kini semakin digemari. Sedikit memacu adrenalin, kegiatan ini sukses menjadi tujuan utama banyak wisatawan.

Ternyata, berbagai arena paralayang memiliki panorama indah yang berbeda satu sama lain. Pengalaman terbang di ketinggian dengan pemandangan indah tentu menjadi keinginan banyak orang.

Apakah kamu juga tertarik mencoba olahraga ini? Mari ketahui beberapa arena paralayang terbaik yang bisa menjadi opsi tepat saat liburan dan tentukan destinasi favorit kamu!

9 Arena Paralayang Tercantik di Dunia, Kunjungi dengan pinjaman KTA
Setiap arena paralayang memiliki daya tarik tersendiri. Berbagai wilayah di dunia memiliki tempat andalan yang selalu didatangi para wisatawan asing. Salah satu tempat dengan arena terbaik dan populer yaitu Benua Eropa.

Mengunjungi arena paralayang dan melihat parasut berterbangan adalah hal yang berkesan. Lantas, apa rekomendasi tempat terbaik yang bisa kamu kunjungi? Mari simak di bawah ini!

● Liat Hach, Skotlandia
Liathatch merupakan salah satu gunung terkenal di Pegunungan Torridon, Skotlandia. Area ini menawarkan pengalaman dan keindahan alam yang luar biasa. Tidak heran, tempat ini menjadi salah satu arena paralayang terindah.

Kegiatan paralayang semakin berkesan dengan pemandangan gugusan gunung, pesisir laut yang indah, serta lembah hijau yang asri. Di sini, kamu bisa sekadar melihat parasut berterbangan atau menjadi salah satu di antaranya.

Paralayang merupakan olahraga dengan perlengkapan khusus. Oleh karena itu, pastikan untuk memiliki instruktur berpengalaman. Menikmati pemandangan Liathatch dengan Pegunungan Skotlandia yang jarang terekspos tentu sangat berkesan.

● Oludeniz, Turki
Turki juga memiliki arena yang tak kalah cantik. Oludeniz berlokasi di pesisir barat daya Turki. Tempat ini memiliki latar pemandangan dengan langit biru dan hamparan hutan yang menakjubkan.

Para penggemar paralayang bisa terjun dari ketinggian 1.969 meter di atas permukaan laut. Kegiatan paralayang ini memang kerap dilakukan di Gunung Babadag. Bagaimana? Tertarik mencoba pengalaman baru ini?

● Grindelwald, Swiss
Berbicara keindahan alam, Swiss tentu tidak boleh dilupakan. Grindelwald adalah salah satu desa yang menawarkan pengalaman paralayang luar biasa. Di sini, kamu bisa melihat Pegunungan Alpen yang megah. Tidak heran, Grindelwald memang dikenal sebagai tempat bak negeri dongeng.

Grindelwald berlokasi tepat di Lembar Bernese Oberland. Pemandangan puncak gunung menjulang tinggi dan lembah hijau akan menambah kesempurnaan pemandangan yang ada.

Pemandangan ketika melakukan paralayang di Grindelwald meliputi Puncak Eiger, Jungfrau, dan Monch. Meski begitu, kegiatan paralayang harus memperhatikan cuaca dan angin yang stabil.

● Rainbow Beach, Australia
Beralih ke Australia, kamu akan menemukan arena paralayang Rainbow Beach yang indah. Lokasi tempat ini berada di 240 kilometer dari sebelah utara Brisbane. Lokasi ini telah menjadi idaman kegiatan paralayang dari waktu yang lama.

Untuk melakukan paralayang, kamu bisa mulai mengunjungi Carlo Sand Blow yang termasuk ke dalam Taman Nasional Cooloola Great Sandy. Karena berlokasi di tempat terlindungi, terdapat beberapa peraturan terkait yang bisa kamu ikuti.

Wilayah Rainbow Beach yang indah ini bisa kamu kunjungi segera bersama pinjaman KTA, lho! Bagaimana? Siap berlibur sekarang?

● Queenstown, Selandia Baru
Queenstown adalah wilayah di selatan Selandia Baru. Area ini memiliki berbagai panorama cantik, mulai dari Danau Wakatipu, Pegunungan Wakatipu, dan Pegunungan Remarkables. Tentunya, wilayah ini akan memberikan pengalaman terbaik penggemar petualangan di alam terbuka.

Queenstown memang memiliki kondisi ideal untuk paralayang. Berbagai tempat populer untuk meluncur yaitu Coronet Peak dan Bob’s Peak yang bisa kamu akses melalui gondola Skyline Queenstown. Faktor angin yang stabil memang menjadikan Queenstown tempat terbaik.

Queenstown memang dikenal sebagai arena terbaik karena memiliki pemandangan indah, aksesibilitas, dan infrastruktur yang memadai. Untuk mencoba paralayang, kamu bisa memastikan keamanan dengan operator tur.

Baca juga: Wujudkan Rumah Impian Bergaya Scandinavian dengan 8 Tips Ini

● Mont Blanc
Mont Blanc menjanjikan pengalaman paralayang dari puncak tertinggi Eropa Barat yang memiliki ketinggian 4.808 meter. Wilayah Mont Blanc menawarkan pemandangan indah dari gletser, hutan pinus, salju abadi, hingga lembah yang hijau.

Terdapat lokasi populer untuk meluncur, yaitu Chamonix di Prancis dan Courmayeur di Italia. Meski begitu, area ini memiliki kondisi angin yang bervariasi sehingga kamu perlu memiliki instruktur terampil yang berlisensi.

Arena paralayang Mont Blanc tentu menjadi banyak pilihan wisatawan. Bagaimana tidak? Petualangan udara ini memiliki keindahan alam luar biasa yang tidak bisa dijumpai di tempat lain.

● Makapu'u, Hawaii
Berbeda dengan arena lainnya, Makapu'u didominasi oleh pemandangan pesisir yang menakjubkan. Paralayang Makapu’u akan dimulai dari Puncak Lookout. Puncak ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki maupun menaiki kendaraan di sekitar timur Oahu.

Pemandangan udara Makapu'u memungkinkan kamu melihat karang bawah laut, hamparan laut biru yang jernih, bahkan lumba-lumba dan penyu yang berenang di bawahmu.

Keindahan Makapu'u memang khas dan memiliki kelebihan tersendiri. Untuk menikmati paralayang, kamu bisa menyewa jasa tur berpengalaman, lalu nikmatilah momen indah di udara.

● Kastil Neuschwanstein, Jerman
Tertarik untuk paralayang di sekitar kastil bak negeri dongeng? Hal ini bisa kamu lakukan di Kastil Neuschwanstein, Jerman. Kastil ini berlokasi di Bavaria dan dikenal sebagai kastil Cinderella dalam film Disney.

Selama penerbangan, kamu akan melihat perspektif baru dari pemandangan atas kastil. Selain itu, penerbangan ini juga akan memberikan pemandangan indah Bavaria yang subur. Bagaimana? Sangat menyenangkan, bukan?

Pemandangan ini bisa kamu rasakan dengan menuju titik lepas Desa Hohenschwangau atau Desa Schwangau.

● Treh, Perancis
Treh merupakan desa kecil di kawasan Pegunungan Alpen. Desa ini memiliki pemandangan alam ideal untuk kegiatan outdoor, termasuk paralayang. Penerbang paralayang kerap mengunjungi Treh untuk menikmati pemandangan hijau.

Selain itu, kamu juga bisa melihat Pegunungan Ecrins dan Lembah Serre-Poncon yang luas. Tidak harus mengikuti penerbangan paralayang langsung, kamu juga bisa menikmati pemandangan dengan hiking, mendaki, dan bersepeda.

Cuaca di Desa Treh memang cenderung stabil. Oleh karena itu, penerbangan paralayang oleh tur terpercaya selalu menjadi favorit wisatawan yang berkunjung di sini.

Kegiatan paralayang memang memiliki daya tarik tersendiri. Pemandangan ketinggian yang indah menjadi poin utama banyaknya wisatawan yang menyukai olahraga ini. Terlebih, jika hal tersebut dilakukan pada beberapa tempat terindah di atas! Kalau menurut kamu, yang manakah tempat terbaik menikmati paralayang?

Mengunjungi arena paralayang terindah di dunia kini lebih mudah bersama pinjaman bunga rendah yang praktis, yaitu DBS KTA. 


 

Paralayang Template by Ipietoon Cute Blog Design